CATATAN2 ISLAMI


Baran Subaran 05 Januari jam 7:02
Asalamua’alaikum wr. wb

Zikir (atau Dzikir) artinya mengingat Allah di antaranya dengan menyebut dan memuji nama Allah. Zikir adalah satu kewajiban. Dalilnya adalah:

“Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya.” [QS Al Ahzab 33:41]

Tidak berzikir akan mengakibatkan seseorang jadi orang yang rugi.

“Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang merugi.” [QS Al Munaafiquun 63:9]

Allah mengingat orang yang mengingatNya.

“Karena itu, ingatlah Aku, niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.” [Al Baqarah:152]

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” [QS Ali ‘Imran 3:190-191]

Dengan berzikir hati menjadi tenteram.

“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” [QS 13:28]

Di antara zikir yang utama adalah Laa ilaaha illallahu (Tidak ada Tuhan selain Allah)

“Aku pernah mendengar Rasulullah Saw. bersabda: ‘Zikir yang paling utama adalah Laa ilaaha illallahu” [HR Turmudzi]

‘Rasulullah bersabda : ‘Sesungguhnya aku berkata bahwa kalimat : ‘Subhanallah, wal hamdulillah, wa Laa Ilaaha Illallah, wallahu akbar’ (Maha Suci Allah, dan segala puji bagi Allah, dan tidak ada Tuhan kecuali Allah, dan Allah Maha Besar) itu lebih kusukai daripada apa yang dibawa oleh matahari terbit.’ (HR Bukhari dan Muslim)

Zikir yang umum setelah sholat wajib 5 waktu adalah tasbih (“Subhanallahu”) 33x, tahmid (“Alhamdulillah”) 33x, dan takbir (“Allahu akbar”) 33x.
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Budi Cahaya 22 Desember 2009 jam 5:52

Liku-liku kehidupan memang tak bisa dikalkulasi dengan hitungan. Negeri yang sedemikian makmurnya ini, terancam kekurangan sandang, pangan dan papan. Kegoncangan melanda di mana-mana. Kegelisahan menjadi selimut kehidupan yang tidak bisa ditanggalkan. Begitulah kalau krisis ekonomi sudah memakan korban.

Seakan manusia telah lalai, bahwa segala yang terhampar di jagat raya ini ada Dzat yang mengaturnya. Apakah mereka tidak ingat Allah Ta’ala telah berfirman :

“Dan tidaklah yang melata di muka bumi ini melainkan Allahlah yang memberi rezkinya.” (QS. Hud : 6)

Keyakinan yang mantap adalah bekal utama dalam menjalani asbab (usaha) mencari rezeki. Ar Rahman yang menjadikan dunia ini sebagai negeri imtihan (ujian), telah memberikan jalan keluar terhadap problem yang dihadapi manusia. Diantaranya

1. Berusaha dan Bekerja

Sudah merupakan sunnatullah seseorang yang ingin mendapatkan limpahan rezeki Allah harus berusaha dan bekerja. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala :

“Kalau telah ditunaikan shalat Jum’at maka bertebaranlah di muka bumi dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya agar kalian bahagia.”(QS. Al Jumu’ah : 10)

Rezeki Allah itu harus diusahakan dan dicari. Tapi, kadang-kadang karena gengsi, sombong dan harga diri seseorang enggan bekerja. Padahal mulia atau tidaknya suatu pekerjaan itu dilihat apakah pekerjaan tersebut halal atau haram.

2. Taqwa

Banyak orang melalaikan perkara ini, karena kesempitan hidup yang dialaminya. Dia mengabaikan perintah-perintah Allah, karena tidak sabar menunggu datangnya pertolongan Allah. Padahal Allah Ta’ala telah menyatakan :

“Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberikan rezeki kepadanya dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (QS. Ath Thala : 2)

Yaitu ‘dari jalan yang tidak diharapkan dan diangankan-angankan,’ demikian komentar Qatadah, seorang tabi’in (Tafsir Ibnu Katsir 4/48). Lebih jelas lagi Syaikh Salim Al Hilali mengatakan bahwa Allah Yang Maha Tinggi dan Agung memberitahukan, barangsiapa yang bertaqwa kepada-Nya niscaya Dia akan memberikan jalan keluar terhadap problem yang dihadapinya dan dia akan terbebas dari mara bahaya dunia dan akhirat serta Allah akan memberi rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka (Bahjatun Nadhirin 1/44).

3. Tawakkal

Allah berfirman :

“Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Dia akan mencukupi (keperluan)nya.” (QS. Ath Thalaq : 3)

Yakni ‘barangsiapa yang menyerahkan urusannya kepada Allah niscaya Dia akan mencukupi apa yang dia inginkan,” demikian kata Imam Al Qurthubi dalam dalam Al Jami’ Ahkamul Qur’an, 8/106.

Dan tidak dinamakan tawakkal bila tidak menjalani usaha. Sesungguhnya menjalani usaha merupakan bagian dari tawakkal itu sendiri. Oleh karena itu Ibnul Qoyyim mengatakan :”Tawakkal dan kecukupan (yang Allah janjikan) itu, bila tanpa menjalani asbab yang diperintahkan, merupakan kelemahan semata, sekalipun ada sedikit unsur tawakkalnya. Hal yang demikian itu merupakan tawakkal yang lemah. Maka dari itu tidak sepantasnya seorang hamba menjadikan sikap tawakkal itu lemah dan tidak berbuat dan berusaha. Seharusnya dia menjadikan tawakkal tersebut bagian dari asbab yang diperintahkan untuk dijalani, yang tidak akan sempurna makna makna tawakkal kecuali dengan itu semua.” (Zadul Ma’ad 2/315). Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengingatkan kita dalam riwayat yang shahih :

“Seandainya kalian bertawakkal kepada Allah denagn sebenar-benar tawakkal, niscaya Dia akan memberikan rezeki kepada kaian sebagaimana burung diberi rezeki, pergi dipagi hari dalam keadaan perut kosong, (dan) pulang sore hari dalam keadaan kenyang.” (HR. An Nasai, Tirmidzi dan Ibnu Majah)

4. Syukur

Syukur adalah jalan lain yang Allah berikan kepada kaum mukminin dalam menghadapi kesulitan rezeki. Dalam surat Ibrohim ayat 7 Allah berfirman :

“Kalau seandainya kalian bersyukur, sungguh-sungguh Kami akan menambah untuk kalian (nikmat-Ku) dan jika kalian mengingkarinya, sesungguhnya adzab-Ku sangat keras.” (QS. Ibrohim : 7)

Oleh karena itu dengan cara bersyukur insya Allah akan mudah urusan rezeki kita. Adapun hakekat syukur adalah : “mengakui nikmat tersebut dari Dzat Yang Maha Memberi nikmat dan tidak mempergunakannya untuk selain ketaatan kepada-Nya,” begitu Al Imam Qurthubi menerangkan kepada kita (tafsir Qurthubi 9/225)

5. Berinfaq

Sebagian orang barangkai menyangka bagaimana mungkin berinfaq dapat mendatangkan rezeki dan karunia Allah, sebab denagn berinfaq harta kita menjadi berkurang. Ketahuilah Dzt Yang maha Memberi Rezeki telah berfirman :

“Dan apa-apa yang kalian infaqkan dari sebagian harta kalian, maka Allah akan menggantinya.” (QS. Saba: 39)

6. Silaturohmi

Dalam hal ini Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :

“Barangsiapa yang berkeinginan untuk dibentangkan rezeki baginya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah menyambung silaturohmi.” (HR. Bukhori Muslim)

7. Doa

Allah memberikan senjata yang ampuh bagi muslimin berupa doa. Dengan berdoa seorang muslim insya Allah akan mendapatkan apa yang dia inginkan. Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menuntun kita agar berdoa tatkala kita menghadapi kesulitan rezeki.

“Ya Allah aku meminta kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik dan amalan yang diterima.” (HR. Ibnu Majah dan yang selainnya)

Wallahu a’lam bish Showab.

Dikutip dari:http://salafy.or.id Penulis: Ustadz Abu Hamzah Yusuf Judul: Mengatasi Kesulitan Rizqi

Sumber : http://qurandansunnah.wordpress.com/2009/07/20/7-tujuh-cara-mengatasi-kesulitan-rizqi/

Fun, Humor, Islam
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Budi Cahaya 22 Desember 2009 jam 5:48

=) ” Wahai Nabi ajari aku tentang Islam, yg tidak perlu lagi aku bertanya kpd org lain ”
==)” Ucapkanlah : Aku percaya kpd Allah, lalu ISTIQOMAHLAH!”

=)” Wahai Nabi, wasiatilah aku.”
==) ” Jangan marah!”

=)” Apakah kebajikan?”
==) ” Yg hatimu tenang terhadapnya, walau ada fatwa si A atau si B.”

=)” Wahai Rasul Allah, aku datang bertanya kpdmu tentang apa yg kubutuhkan guna meraih kebahagiaan dunia an akherat.”
==)”Tanyalah apa yg engkau kehendaki.”

=)” Aku ingin menjadi org yg plg berpengetahuan.”
==)” Bertakwalah kpd Allah, niscaya engkau menjadi org yg plg berpengetahuan”

=)” Aku ingin menjadi org yg plg kaya.”
==)” Puaslah setelah berusaha maksimal, niscaya engkau menjadi org yg plg kaya”

=)” Aku ingin menjadi org yg plg adil.”
==)” Sukailah utk org lain apa yg engkau sukai buat dirimu, niscaya engkau menjadi org yg plg adil.”

=)” Aku ingin menjadi org yg plg baik.’
==)” Jadilah org yg bermanfaat buat manusia, niscaya engkau menjadi org yg plg baik.”

=)” Aku ingin menjadi org yg plg khusus di sisi Allah.”
==)” Perbanyaklah berzikir mengingat-Nya, niscaya engkau menjadi org yg paling khusus disisinya.”

=)” Aku ingin imanku sempurna”
==)” Perbaiki akhlakmu, akan sempurna imanmu.”

=)” Aku ingin termasuk salah satu seorang dari kelompok al-Muhsinin.”
==)” Beribadahlah kpd Allah seakan-akan engkau melihat-Nya, dan bila engkau tdkmelihat-Nya, maka (yakinlah) bahwa Dia melihatmu, niscaya engkau termasuk kelompok al-Muhsinin.”

=)” Aku ingin termasuk salah seorang dari kelompok org2 yg taat.”
==)” Laksanakan kewajiban2mu, niscaya engkau termasuk kelompok org2 yg taat.”

=)” Aku ingin menemui Allah bersih dari segala dosa.”
==)” Mandilah akibiat janabah dgn penuh kesucian, engkau akan menemui Allah bersih dari segala dosa.”

=)” aku ingin memperoleh rahmat Tuahnku pada hari kiamat.”
==)” Rahmatilah dirimu dan rahmati hamba2-Nya, niscaya Allah merahmatimu pada hari kiamat.”

=)” Aku ingin dosaku berkurang.”
==)” Perbanyakalah beristighfar, niscaya akan berkurang dosamu”

=)” Aku ingin menjadi org yg plg dermawan.”
==)” Jangan mengadukan urusanmu kpd mahluk, niscaya engkau menjadi org yg plg dermawan.”

=)” Aku ingin menjadi org yg plg kuat.”
==)” Berserah dirilah kpd Allah, niscaya engkau menjadi org yg plg kuat.”

=)” Aku tdk ingin dibeberkan keburukanku di hari kemudian”
==)” Jangan beberkan keburukan orgn lain, niscaya Allah tdk membeberkan keburukanmu di hari kemudian”

=)” Apakah yg menyelematkan seseorang dari dosa?”
==)” Air mata, kepatuhan dan penyakit.”

=)” Apakah keburukan yg plg buruk di sisi Allah?”
==)” Akhlak buruk dan kekikiran yg dipatuhi.”

=)” Apakah yg meredakah amarah Tuhan?”
==)” Sedekah yg tersembunyi dan silaturahim.”

=)” Apakah yg memadamkan sengatan neraka?”
==)” Kesabaran menghadapi aneka ujian dan cobaan.”

=)” Apakah kebajikan yg plg utama di sisi Allah?”
==)” BUDI PEKERTI YG BAIK, RENDAH HATI SERTA KESABARAN DLM UJIAN”

=)” Aku ingin dibangkitkan pada hari kiamat dlm CAHAYA”
==)” Jangan menzalimi dirimu, jgn juga pihak lain, niscaya engkau dibangkitkan di hari kiamat bermandikan CAHAYA”

dikutip dari salah satu buku Qurais Shihab.
Duren Sawit – Jkt, 12/11/2009
Salam Cahaya

  1. 22 Juli 2010 pukul 16:14

    asalamualaikum…kang tukeran link yuk….di antos nyah…

    trick n tips blog

    • 23 Juli 2010 pukul 09:07

      Mangga sok, da anu resa mah tos ditautkeun…

  2. PyncNeiny
    20 Maret 2011 pukul 02:15

    dsadasdasdasd adsdasdadasd asdasdasdasdsadas dasdadadsadadsa dasdasddsa dsa dsadasdadas dsadasda dsadadas

  3. 26 Maret 2011 pukul 06:30

    Arguggeme! viagra prix suisse eurodrugstore forum test

  4. 8 Juni 2011 pukul 04:52

    makeup artist name cards Footfalls echo in the memory Down the passage which we did not take Towards the door we never opened Into the rose-garden. My words echo Thus, in your mind.

  5. 27 September 2011 pukul 20:19

    ya Allah semoga hamba selalu dalm lindunganMu dan tidak lalai dalam perintahMU,, amin

  6. H.Muktamirin Nur
    28 September 2014 pukul 17:15

    mantap izin dowunload yaaa

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: