Beranda > info katresna72, News, Umum > PP No.53 Th. 2010 Tentang DISIPLIN PNS

PP No.53 Th. 2010 Tentang DISIPLIN PNS


“Sebelumnya Selamat hari raya Idul Fitri 1431 H. Saya haturkan kepada segenap kaum muslimin dan muslimat yang telah merayakannya. Mohon Maaf atas segala kesalahan baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Mudah-mudahan Alloh SWT mengampuni dosa-dosa kita semua”.

Setelah libur panjang Idul Fitri, dan hiruk pikuknya mudik dan balik lebaran, sebagai abdi negara (PNS), dituntut untuk mengabdi (bekerja) secara normal kembali di institusinya masing masing.

Bagi sebagian PNS, kembali bekerja ini ada yang menyambutnya dengan sikap optimis, dan penuh semangat pagi, tetapi ada juga yang merasa hari ini tak ada ubahnya dengan hari kemarin. Seolah-olah aktifitas hidup ini datar tiada makna. Dan sebagian lagi – mungkin-  ada yang ogah-ogahan bahkan bolos kerja dengan alasan mudik atau jalanan masih macet.

Kabarnya, tingkat produktifitas PNS di negara berkembang termasuk Indonesia rata-rata dianggap masih rendah. Tentunya anggapan ini tidak boleh digeneralisasikan untuk semua instansi ataupun semua individu. Tetapi tidak ada salahnya kita instropeksi diri (termasuk penulis) apakah gaji yang kita terima saat ini sudah impas dengan pekerjaan (pengabdian) yang selama ini kita lakukan.

Bagi para PNS, setidaknya mulai hari ini kita harus mulai membaca dan  mencermati PP No. 53 Tahun 2010 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS). PP53 Tahun 2010 ini sebagai pengganti PP.30 Tahun 1980

Sebagai contoh kalau dalam PP.30 1980 PNS bisa dianggap melakukan pelanggaran  apabila tidak masuk selama 6 bulan berturut-turut, tetapi dalam PP 53 th. 2010 hal ini sudah tidak ditemukan lagi. Sebagai gantinya marilah kita perhatikan pasal dibawah ini:

Hukuman disiplin ringan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (2) dijatuhkan bagi pelanggaran terhadap kewajiban …………………………………………………………………..

Ayat 9 : masuk kerja dan menaati ketentuan jam kerja sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3  angka 11 berupa:

  1. teguran lisan bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 5 (lima) hari kerja;
  2. teguran tertulis bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 6 (enam) sampai dengan 10 (sepuluh) hari kerja; dan
  3. pernyataan tidak puas secara tertulis bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 11 (sebelas) sampai dengan 15 (lima belas) hari kerja;

Dan  dalam pasal 10 PNS akan diberikan hukuman disiplin berat apabila…

Hukuman disiplin berat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (4) dijatuhkan bagi pelanggaran terhadap kewajiban:………………………………………………………………
Referen : Mas Try

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: