Beranda > info katresna72, Pendidikan, Umum > CIRI GAYA BELAJAR : VISUAL, AUDITORIAL, DAN KINESTESIK

CIRI GAYA BELAJAR : VISUAL, AUDITORIAL, DAN KINESTESIK


fonts
PENGANTAR :

Pernahkan Anda mendapati diri anda mengucapkan kata-kata berikut ini, “Tampaknya itu cocok untukku,” atau “Aku mengerti masalahnya”? Atau mungkin anda lebih sering mengatakan, “Kedengarannya itu cocok untukku” atau “Hal itu mengingatkan sesuatu”? Ungkapan-ungkapan semacam ini bisa menjadi petunjuk kecenderungan modalitas anda.
Selanjutnya baca di sini…
Jika anda tidak dapat melihat atau mendengar atau jika anda tidak dapat merasakan tekstur, bentuk, temperatur, berat atau penolakan di lingkungan berarti anda sama sekali tidak mempunyai gaya belajar. Banyak ciri-ciri perilaku lain merupakan petunjuk kecenderungan belajar anda. Ciri-ciri berikut ini akan membantu anda menyesuaikan dengan modalitas belajar anda yang terbaik.

1. MODALITAS GAYA BELAJAR ORANG-ORANG VISUAL

  • rapi dan teratur
  • berbicara dengan cepat
  • perencana dan pengatur jangka panjang yang baik
  • teliti terhadap detail
  • mementingkan penampilan, baik dalam hal pakaian maupun presentasi
  • pengeja yang baik dan dapat melihat kata-kata yang sebenarnya dalam pikiran mereka
  • mengingat apa yang dilihat daripada apa yang didengar
  • mengingat dengan asosiasi visual
  • biasanya tidak terganggu oleh keributan
  • mempunyai masalah untuk mengingat instruksi verbal, kecuali jika ditulis, dan sering kali minta bantuan orang untuk mengulanginya
  • pembaca cepat dan tekun
  • lebih suka membaca daripada dibacakan
  • membutuhkan pandangan dan tujuan yang menyeluruh dan bersikap waspada sebelum secara mental merasa pasti tentang suatu masalah atau proyek
  • mencoret-coret tanpa arti selama berbicara di telepon dan dalam rapat
  • lupa menyampaikan pesan verbal kepada orang lain
  • sering menjawab pertanyaan dengan jawaban singkat ya atau tidak
  • lebih suka melakukan demonstrasi daripada berpidato
  • lebih suka seni daripada musik
  • seringkali mengetahui apa yang harus dikatakan, tetapi tidak pandai memilih kata-kata
  • kadang-kadang kehilangan konsentrasi ketika mereka ingin memperhatikan

2. MODALITAS GAYA BELAJAR ORANG-ORANG AUDITORIAL

  • berbicara kepada diri sendiri saat bekerja
  • mudah terganggu oleh keributan
  • menggerakan bibir dan mengucapkan tulisan buku ketika membaca
  • sering membaca dengan keras dan mendengarkan
  • dapat mengulangi kembali dan menirukan nada, birama dan warna suara
  • merasa kesulitan untuk menulis, tetapi hebat dalam bercerita
  • berbicara dalam irama yang terpola
  • biasanya pembicara yang fasih
  • lebih suka musik daripada seni
  • belajar dengan cara mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan daripada apa yang dilihat
  • suka berbicara, berdiskusi dan menjelaskan sesuatu panjang lebar
  • mempunyai masalah dengan pekerjaan-pekerjaan yang melibatkan visualisasi, seperti memotong bagian-bagian hingga sesuai satu sama lain
  • lebih pandai mengeja dengan keras daripada menuliskannya
  • lebih suka gurauan lisan daripada membaca komik

3. MODALITAS GAYA BELAJAR KINESTESIK

  • berbicara dengan perlahan
  • menanggapi perhatian fisik
  • menyentuh orang untuk mendapatkan perhatian mereka
  • berdiri dekat ketika berbicara dengan orang
  • selalu berorientasi pada fisik dan banyak bergerak
  • mempunyai perkembangan awal otot-otot yang besar
  • belajar melalui memanipulasi dan praktik
  • menghapal dengan cara berjalan dan melihat
  • menggunakan jari sebagai penunjuk ketika membaca
  • banyak menggunakan isyarat tubuh
  • tidak dapat duduk diam untuk waktu yang lama
  • tidak dapat mengingat geografi, kecuali jika mereka memang tidak pernah berada di tempat itu
  • menggunakan kata-kata yang mengandung aksi
  • menyukai buku-buku yang berorientasi pada plot-mereka mencerminkan aksi dengan gerakan tubuh saat membaca
  • kemungkinan tulisannya jelek
  • ingin melakukan segala sesuatu
  • menyukai permainan yang menyibukkan

Dari gaya-gaya belajar di atas, manakah yang paling cocok dengan kecenderungan modalitas gaya belajar anda? Mampukah anda mencocokan gaya belajar yang dimiliki dengan gaya mengajar guru di kelas? Silahkan analisis sendiri sehingga anda mendapat kesuksesan ketika menimba ilmu dengan gaya belajar yang anda miliki. (Dirangkum dari : Quantum Learning, 112-120)

  1. 24 Juli 2011 pukul 23:46

    materi buat besokk….

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: